Aku hanya ingin menghentikan waktu. Dan mengfigurakan senyummu yang selalu mampu membuatku tenang. Mungkin kita adalah 2 sisi koin yang di takdirkan untuk berpasangan. Mungkin disaat seperti ini kita baru pahami, Seperti apakah bentuk rindu yang menusuk dihati ?? Kala diam, Kala hening, Kala malam, Dan hangat pelukan. Jika rasa ini memang nyata. Maka ajarilah aku ! Tetap melaju tapi tak terjebak waktu, Tetap berpusar tanpa harus terlempar, Tetap mengalir tanpa harus berpikir. Kamu, Ketika rumus fisika di ajal, Matematika menemui ajal, Kimia tak lagi berguna, Dan biologi hanya kata tanpa arti. Disaat cinta menjelma. Kamu akan selalu dihati. editing : 27 Maret 2012
Aku pernah mendengar kalimat seperti ini : “ cinta bisa berawal dari sebuah kebersamaan ”.. Seperti aku dan kamu, kita sering bercanda bersama, bercakap-cakap hingga larut malam, mengerjakan tugas sekolah bersama, bercerita bersama, saling tukar pikiran, dan masih banyak lagi hal lain kita lakukan bersama. Aku pikir kita ada kecocokan, maksud aku, aku dan kamu . Itu sangat menyenangkan bagiku, walaupun kebersamaan itu hanya melalui pesan singkat (sms). Bisa dikatakan, hanya sebuah khayalan semu. Tidak seperti dihari-hari sebelumnya, aku sering mengabaikan ponselku. Telepon dan sms dari temanku kadang tidak aku baca. Dan sekarang semuanya berubah drastis, sekarang aku lebih sering memandangi ponselku. Dan Namamu selalu menghiasi sebagian besar inbox ku. Aku selalu menyimpan pesan dari kamu. Meskipun itu hanya sekadar kata ‘iya’, atau hanya sebuah huruf ‘o’ saja. Semuanya masih tertata rapi. Bisakah kamu bayangkan jadi aku ? Setiap malam, sebelum tidur ku habiskan...
A wan mulai menampakkan wajahnya. N an indah tersenyum kepadaku. D iam sejenak dalam angan. I ringi senyum yang takkan pudar. N yanyian kicau burung di pagi ini. U rutkan asa yang menggebu. R asakan nikmat yang Engkau beri. A ndai semua orang menghargai. S etiap deraian terindah goresan dari-Mu. I ndahkan setiap masa yang terlewati. A ku ingin keindahan ini akan selalu mewarnai hidupku. H ingga saatnya aku terlelap dalam masa itu.